Thursday, May 23, 2013

Mari Beredar Untuk Berkembang

Posted by Unknown at 5:59 PM

Bumi  terus berotasi, siang dan malam seperti sudah biasa begitu adanya, tak pernah terfikir olehku jika planet-planet sudah tak beredar pada orbitnya dengan jarak yang teratur, mungkin dunia sudah kiamat. Ah sudahlah, kadang  tanamanpun bisa hidup berdampingan jika berjarak terlalu dekat justru membuat mereka layu dan mati. Pagi masih bersahabat hari ini, lorong-lorong masih begitu sepi dan belum banyak orang, sesekali kulihat para perawat yang tampak kelelahan sehabis berjaga di malam hari. Sejenak terbesit dalam hati bahwa aku tak ingin seperti ini, saya ingin menjadi apa yang dulu saya impikan.
Hati saya memang terlalu kompleks, tapi saya tersadar bahwa ini bukan sekadar rasa “ingin” yang tak sampai, mungkin saya hanya harus beradaptasi karena yang saya inginkan belum tentu yang terbaik menurutNya. Ketika saya mulai  mengikhlaskan keinginan saya, tiba-tiba memori masa lalu mengganggu otak dan fikiran saya, mereka seolah ada menemani  saya, mereka seolah masih bersama saya menemani  saya untuk sekadar menonton film horror, menikmati eskrim, ataupun sekadar menstalking social media milik orang-orang tersayang. Dulu kami mempunyai cita-cita yang sama, cita-cita yang lebih tinggi dari yang sedang kami jalani sekarang, namun begitulah hidup, mengikuti pilihan dari  berbagai pilihan yang disediakan Tuhan. Dulu memilih mereka dan meminta mereka disamping saya membuat saya merasa lebih baik meskipun banyak keinginan yang belum tercapai dan berbagai pilihan yang sebenarnya tak ingin saya pilih.
Sayangnya akhirnya kita harus berjarak, kita harus tumbuh dan berkembang mengikuti pilihan yang disediakan, mengikuti rencana Tuhan, mengikuti  pilihan cinta yang ada, menghirup bersama udara dunia di masing-masing kota kesayangan kita, meskipun kita tau kota kesayangan kita adalah kota satria. Memilih prioritas ditengah prioritas yang paling prioritas, memilih sendiri atau bersama namun kita tak berkembang. Apapun itu kalian tetap pilihanku, yang telah menjadi hujan saat tanah begitu gersang, yang telah menjadi awan ketika cuaca begitu panas. Bahkan tingkah menyebalkan dan kemarahan kalian selalu tersimpan di memoriku yang ku simpan sebagai kenangan baik, entah mengapa tapi aku memang begitu. Semoga kalian sempat stalking di blogku dan membacanya di tengah kesibukan kalian, dan tak usah menanyaiku karena pasti kalian tau jawabanku adalah “no coment” hehehe :) :)

0 comments:

Post a Comment

 

My Journey And Dream Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting