Tetesan air itu bagai tanganmu,,
Dalam diam kau seenaknya memainkan memoriku,,
Dalam gemercik air kau biarkan aku mengenangmu
Kau bilang "Pelangi tak kan datang tanpa hujan"
Namun hujan turun terlanjur deras, hingga membuatku tenggelam
Dan saat aku tenggelam, untuk terakhir kalinya kau bilang..
"Cukuplah hujan yang akan membuatmu tak kurang, maka janganlah kau harapkan datangnya pelangi"
Dalam diam kau seenaknya memainkan memoriku,,
Dalam gemercik air kau biarkan aku mengenangmu
Kau bilang "Pelangi tak kan datang tanpa hujan"
Namun hujan turun terlanjur deras, hingga membuatku tenggelam
Dan saat aku tenggelam, untuk terakhir kalinya kau bilang..
"Cukuplah hujan yang akan membuatmu tak kurang, maka janganlah kau harapkan datangnya pelangi"


0 comments:
Post a Comment