Ini bukan masalah sependapat atau tidak,
masalah setuju atau tak setuju, saya hanya sedikit kritis menanggapi tiap kata yang mereka ucapkan, jam 4.oo pagi
saya dengan isengnya melihat-lihat timeline twitter saya, saya bukan stalking
hanya mengisi waktu menunggu shubuh, beberapa statement menantang saya ingin
berkomentar, ingin saya komentari tapi twitter hanya terbatas pada 140 karakter
dan saya ingin berkomentar lebih banyak. Boleh yah saya komentari statemennya
satu per satu…
Twit
1 “ saya tidak suka wanita yang suka dandan, suka modelling, suka nyanyi di
depan umum dan berpose di depan kamera”
Twit
2 “Saya lebih menyukai wanita muslimah yang berkerudung panjang, tanpa make up,
dan suka mendengarkan murrotal”
Banyak muslimah di dunia ini, mereka cantik mereka bermake up
tapi tetap mengaji loh… saya juga muslim, suka make up dan suka mengaji, ini
bukan soal pamer saya suka mengaji, juga bukan berpihak pada wanita-wanita
cantik yang pandai bersolek tapi ini masalah kewajiban sebagai muslim, membaca
kitabNya (alquran) adalah wajib untuk para muslim dan muslimah, So.. hal ini
tidak bisa jadi suatu penghalang ketika mereka pintar berdandan. Bukannya
multitalent itu keren? Bukannya wanita harus berdandan untuk suaminya kelak?
Bukannya di alquran disebutkan bahwa wanita adalah wanita penghibur bagi
suaminya kelak?
Masalah modelling, sedikit frontal ingin saya tanggapi bahwa model
itu hanya difoto fotografer, mau itu fotografer professional ataupun kelas
rendahan yang jelas yang bisa mengambil foto mereka hanyalah seorang
fotografer, nantinya foto mereka hanya bisa dilihat banyak orang, orang boleh
bilang suka atau tidak, si model tak rugi, Kenapa tak rugi? Toh mereka “tak disentuh”,
yang mencela silahkan, dan yang mengangumi hanya bisa berbinar-binar di depan
laptop sambil memandangi kecantikan si model, masalah memiliki? sepertinya modal
harus penuh haha. Sekali lagi saya berpendapat secara objektif karena saya
bukan model dan saya tidak cantik.
Masalah kerudung panjang, tentu saya sangat-sangat appreciate
mengenai hal ini, sedikit curhat beberapa koleksi kerudung saya juga
panjang-panjang menutupi dada, berkerudung panjang yang menjulur sampai dada
adalah perintah Allah SWT pada QS An Nur 31, well.. saya tak perlu komentar
banyak, insyaallah saya juga sedang berproses menuju kesana. Banyak loh
model-model yang memamerkan kerudung panjangnya, sambil tetap bermake up,
cantik, suaranya merdu pula, tak perlu yah saya sebut namanya karena ini bukan
promosi, silahkan saja searching di google. Nah loh…. Bagaimana ini nasib dua
twit di atas?.
Kembali lagi ke masalah make up, dandan itu gak dilarang kok
dalam agama, asal tidak berlebihan, saya sih tidak merasa cantik… kulit saya
gak seputih orang barat makanya saya pake sun block sama bedak biar gak jadi
hitam kena matahari maksudnya, bibir saya juga gak semerah delima makanya saya
memakai lipstick sedikit biar tidak terlalu pucat maksudnya,, tak apa kan
selama dalam batas wajar, yang tak wajar itu,, sudah ber make up tebal tapi kok
masih sama aja seperti semula (silahkan artikan sendiri), sekali lagi ini hanya
pendapat yang dikaitkan dengan realita yang ada. Bagaimana juga dengan wanita
karir, pegawai bank, pegawai rumah sakit, sampai pelayan restoran atau pegawai
SPBU semuanya diwajibkan berdandan, terus bagaimana? Tidak usah kerja, atau
mungkin ini salah laki-laki yang pendapatannya minim sehingga mewajibkan para wanita
bekerja, jadi ini salah siapa yah?? ah sudahlah tak usah saling meyalahkan
karena memang banyak wanita yang ingin bekerja termasuk saya dan saya juga tak
ingin disalahkan karena saya sangat sangat ingin bekerja sebagai aktualisasi
diri.
Satu lagi masalah bernyanyi, mohon maaf saya wanita biasa,
bukan anak kyai, pengetahuan agama juga minim, saya hanya ingin berpendapat,
ada apa dengan musik? Apa yang salah dengan nyanyian? Apa bedanya shalawatan
dan nasyid dengan lagu Justin bieber? Atau apa bedanya dengan lagu heal the
world milik Michael Jackson? Shalawat dan nasyid menyeru pada kebaikan, saya
bisa bershalawat dan saya juga sedikit bisa menyanyikan lagu nasyid tapi bukan
itu yang saya permasalahkan, saya mempermasalahkan “content”, shalawat dan nasyid
berisi kebaikan, lagu heal the world milik Michael Jackson juga menyeru pada
kedamaian atau lagu “Black or White” yang menyeru pada persamaan derajat
manusia tanpa memandang ras,, so… adakah yang bisa menjawab kegalauan saya, apa
yang salah dengan musik ? Apa yang salah dengan lagu barat? Apa yang salah
dengan syar’I, dengan make up, dengan modeling, dengan nyanyian? 

Please Help Me….
Enjoy Your Life….

0 comments:
Post a Comment